Header

  • Breaking News

    Senja sepertinya kan usai



    Senja sepertinya kan usai
    Haripun lambat-laun mulai gelap
    Sebentar lagi tak ada terang
    Berganti sudah waktu menjemput malam


    Malam adalah sepiku
    Ditemani guling yang membisu
    Sadari merindu dekapan
    Namun apalah daya heninglah peraduanku


    Seperti inilah kisah malamku
    Hening menjadi teman setia
    Terjaga kala tidur sedih jua ternyata sendiri
    Mendekap raga yg sekarat


    Ingin bertanya pada bintang
    Mengapa hening malam-malamku
    Tak bolehkah merasai rindu
    Diantara cinta yg terpasung


    Ada jeritan tak mampu bersuara
    Menatap rembulan rindu senyuman itu
    Bilakah malamku adalah kehangatan
    Betapa merindu membunuh sepi


    Oh malam yang hening
    Desau angin pun ikut memeluk
    Membuat aku merintih dalam jiwa
    Ingin berderai namun ku adalah perkasa


    Tak harus mengharu terlihat gagah
    Walau patah sayapku kala terkapar sendiri
    Namun ku ingin memetik bintang di antara gelapnya malam
    Ku akan ciptakan bahagia hidup agar duniapun tahu ku mampu mengalahkan keheningan dlm jiwa

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad