Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Beta cape jadi tawanan kenangan

    Beta cape jadi tawanan kenangan
     Judul : Beta cape jadi tawanan kenangan ”

    Hujan baru saja berhenti, Di beranda rumah , Beta duduk sambil pegang gitar tua — suara petikan pelan mengiringi kalimat yang dari tadi hanya berputar di kepala:

    “Nona, sekarang ale deng sapa?”

    Pertanyaan sederhana, tapi tak ada angin yang sanggup bawa jawabannya kembali. Hanya gema suaranya sendiri yang terdengar di antara desir angin sore.

    Dulu, setiap kali matahari sore hari, Nona pasti duduk di kursi bambu depan rumah, rambutnya ditiup angin, dan matanya memandang Beta sambil tertawa kecil. Sekarang, kursi itu kosong. Kosong seperti bagian hati Beta yang Nona bawa pergi dengan sejuta kenangan.

    “Masih adakah tempat par Beta di ale pung hati?”

    Beta bisik sendiri. Suara gitar berhenti. Angin menggoyang daun pisang di halaman. Beta tahu, mungkin sekarang ada laki-laki lain yang buat Nona tertawa, mungkin tangan lain yang sekarang genggam tangan se nona. Tapi Beta tetap di sini — jujur, masih belum bisa buang semua tentang se nona e.

    “Coba se bicara jujur,” 
    “Se kasih cinta ini par sapa?”

    Beta seng mau ganggu hidup se Nona. Beta cuma mau tahu, apakah masih ada sedikit saja ruang buat Beta di hati koi pe hati nona e. Tapi setiap kali Beta mau tanya langsung, lidah terasa kaku. Karena Beta takut — takut dengar jawaban yang benar-benar akan buat Beta hancur.

    “Jang ale kurung Beta dalam ruangan rindu yang seng ada cahaya,”
    Beta bisik lirih.

    Beta cape jadi tawanan kenangan. Tapi bagaimana mau bebas, kalau di Beta pung dinding hati, su tatempel ale pung nama — dan seng bisa cabut, biar pake apa lai.

    Cinta ini mungkin sederhana, tapi jujur. Beta seng punya banyak hal, cuma punya rasa yang masih sama seperti dulu.

    “Cinta par Beta, Nona sayang e…”
    Beta bisik sambil pandang laut yang mulai gelap.

    Gelombang datang dan pergi, tapi Beta tetap di sini. Masih pegang gitar, masih nyanyi pelan, masih percaya bahwa di satu sisi dunia sana, mungkin Nona sempat dengar suara Beta yang Beta coba buang malam ini.

    Dan kalaupun Nona sudah punya yang lain, Beta hanya mau bilang satu hal —
    “Se kasih cinta ni par sapa,.”

    #fyp #foto #teks

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad